Categories
Berita Umum

Dibujuk Agar Menjadi Komunis, Tokoh Ini Setia Memilih Muhammadiyah

Ilustrasi: IBTimes/Muarif Seorang sinyo datang ke tanah Hindia-Belanda pada awal abad ke-20 layaknya seorang perantau. Ia seorang yang terdidik. Statusnya masih menjadi anggota Sociaal Democratische Arbeider Partij (SDAP), salah satu partai berhaluan Sosialis-Marxis di negeri Belanda. Sikapnya tegas membela kaum tertindas tanpa melihat latar belakang bangsa maupun agama. Dengan bekal kemampuannya, sinyo ini melamar pekerjaan di salah satu surat kabar di Surabaya. Surat kabar itu bernama Surabajaasch Handelsblad, milik seorang berkebangsaan Belanda. Itulah awal mula kedatangan J.F.M. Sneevliet ke tanah Hindia-Belanda yang di kemudian hari berhasil menginfiltrasi Syarikat Islam (SI) lewat ideologi Sosialisme-Marxis. Sneevliet dan Fachrodin Janganlah salah memposisikan Sneevliet dengan paham Sosialisme-Marxisnya dalam konstelasi perpolitikan pada awal abad ke-20 di Hindia-Belanda dengan saat ini. Jelas kita bisa keliru memahami esensi sejarah. Sangat mungkin terjebak pada stereotipe tertentu terhadap tokoh-tokoh yang senafas dengan paham yang diusung oleh Sneevliet ini. Apalagi, salah satu tokoh dan perintis Muhammadiyah mengapresiasi dan menyambut gerakan Sneevliet di Kauman, Yogyakarta. Dialah Fachrodin, adik kandung Kyai Syuja’ dan termasuk murid ideologis Kyai Ahmad Dahlan. Sneevliet itu, sekalipun seorang berkebangsaan Belanda, tetapi ia tidak sejalan dengan sikap dan perilaku bangsanya sendiri di tanah Hindia-Belanda. Ia memberontak. Keluar dari Surabajaasch Handelsblad, pada tahun 1913 Sneevliet mendirikan sebuah organisasi bernama Indische Sociaal Democratisch Vereeniging (ISDV)—embrio Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia tidak sendirian. Banyak aktor intelektual, baik dari kaum pribumi maupun bangsa Belanda, yang turut membidani kelahiran organisasi ini. Di antaranya ialah Adolf Baars, Alimin, Semaoen, dan Darsono. Tidak hanya orang-orang itu saja yang mendukung dan bergabung dalam gerakan ISDV. Ada Mas Marco Kartodikromo, Sismadi Sastrosiswojo, Haji Misbach (Solo), dan yang paling mengejutkan muncul sosok Haji Fachrodin dari Kauman, Yogyakarta.

Menurut keterangan Junus Anis (1969), memang tidak disebutkan secara eksplisit sejak kapan keterlibatan murid Kyai Ahmad Dahlan ini dalam kepengurusan ISDV cabang Yogyakarta. Namun, lewat momentum kongres SI di Yogyakarta pada tahun 1914, dimungkinkan perkenalan Haji Fachrodin dengan agen-agen ISDV melalui jalur SI cabang Semarang. Agen-agen ISDV menyusup ke dalam tubuh SI lewat jaringan Semaoen, ketua SI cabang Semarang. Perjuangan ISDV Gerakan ISDV memang sungguh nyata dan relevan dengan konteks kehidupan kaum pribumi pada saat itu. Melakukan pengorganisasian massa (buruh) untuk demonstrasi menuntut hak-haknya, menyelenggarakan diskusi-diskusi pencerahan, menggalang dana untuk membantu kaum lemah, dan advokasi terhadap kaum tertindas adalah strategi perjuangan ISDV. Ideologi Komunisme yang menafikan ketuhanan dan nilai-nilai agama menjadi jalan hidup mereka. Tampaknya, spirit kemanusiaan universal berhasil menggeser peran agama dalam gerakan ISDV.   Melihat gerakan ISDV yang terorganisasi rapi dan bertujuan untuk menolong kesengsaraan umum tanpa melihat latar belakang bangsa maupun agama telah memikat hati Fachrodin. Ia makin dekat dengan tokoh-tokoh ideolog ISDV. Ketika Sneevliet dicekal oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1918, Fachrodin melakukan pembelaan terhadap pendiri ISDV ini. Dalam artikel, ”Sneevliet” (Srie Diponegoro, 30 Desember 1918 no. 25), Fachrodin menulis: “Sneevliet itoe seorang bangsa Belanda jang oemoemnja oleh bangsa kita kaoem pergerakan ra’ajat dikatakan bangsa pembela kita kaoem rendah dan kaoem tertindas; pada masa sekarang Beliaoe terpaksa ditoendoeng dari tanah Djawa oleh pemrintah… Apabila pemrintah itoe memboeang Sneevliet diambil alasan lantaran akan ia membahjai bagi Hindia, lo kok aneh! Sedang barang beloem terang akan kejadian bahaja, pemrintah soedah djatoehkan tangan besinja…” Fachrodin membela pendiri ISDV yang dibuang dari tanah Hindia Belanda dengan alasan kehadirannya dianggap membahayakan, padahal belum terdapat bukti-bukti yang dapat membahayakan dari kehadiran tokoh bernama Sneevliet. Menurutnya, Sneevliet merupakan seorang bangsa Belanda yang menjadi aktivis pergerakan pembela rakyat jelata dan tertindas. Tampaknya, spirit kemanusiaan universal yang menjadi motivasi bagi Fachrodin untuk membela pendiri ISDV ini.

Memilih Muhammadiyah Tokoh ISDV bernama Alimin terekam dalam catatan Djarnawi Hadikusumo. Menurut keterangan Djarnawi Hadikusumo (Suara Muhammadiyah, no. 13/th ke-57/1977), selama di Yogyakarta, Alimin tidak memiliki tempat tinggal sehingga dia menginap di rumah Fachrodin (Kauman). Selama menginap di rumah Fachrodin, Alimin berkali-kali membujuknya untuk mengikuti jalan Komunisme. Berbagai upaya dilakukan Alimin untuk membujuk Fachrodin. Dengan berdebat panjang lebar, Alimin terus meyakinkan Fachrodin yang sudah menjadi pengurus ISDV cabang Yogyakarta agar mengikuti jalannya. Tetapi karakter Fachrodin adalah seorang yang teguh pendirian. Terbukti, Alimin gagal mempengaruhi murid ideologi Kyai Ahmad Dahlan yang dikenal teguh pendirian dan meyakini agama Islam sebagai jalan kebenaran. Fachrodin pun tetap memilih Muhammadiyah. Editor: Nabhan.

sumber:

Categories
Berita Umum

Merdeka berfikir melalui rancang usaha (produksi) sejak dini

Merdeka berfikir melalui rancang usaha (produksi) sejak dini

Pada materi Mata Pelajaran IPS kelas 7 ada kajian yang berkaitan dengan Aktivitas Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan. Sebagai sarana melatih anak berkaitan dengan aktifitas manusia dalam memenuhi kebutuhan tersebut, guru IPS MTs Cokroaminoto Madukara memberikan proyek untuk merancang sebuah usaha yang bisa dilakukan dengan keunggulan dan keterbatasan daerahnya masing-masing.

Memberikan kemerdekaan melalui penugasan ini, anak akan belajar berwirausaha sejak dini tidak hanya berorientasi pada uang, namun lebih untuk melatih kemandirian, dengan mengandalkan kreativitas pemikiran masing-masing. Melalui kreativitas anak dapat menciptakan dari yang semula tidak ada menjadi ada.
Untuk bisa kreatif, anak harus tumbuh dan berkembang dalam suasana yang aman dan bebas secara psikologis. Aman berarti anak tidak banyak dicela atau dikritik berlebihan oleh orang-orang di lingkungannya. Bebas dalam arti anak diberi kesempatan untuk melontarkan ide pemikiran dalam sebuah kelompok kecil, menuangkan dalam bentuk tulisan dan mempresentasikan dari proyek usaha yang dibuatnya tersebut. (y-tjo)

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.madukara

Categories
Berita Umum

Belajar adalah tentang mengkolaborasikan ilmu

Belajar adalah tentang mengkolaborasikan Ilmu.
#tsacowa

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.wanadadi

Categories
Berita Umum

Tsacowa Dolan Jogja

Berwisata adalah hal yang juga diperlukan oleh manusia, terlebih sebagai pelajar karna mereka selalu disibukan dengan aktivitas yang berhubungan dengan menghafal, menghitung dan lain-lain, dengan berwisata akan merefres kembali otak kita, di samping itu juga ada pembelajaran yg diambil oleh anak- anak tsacowa bahwa semua hal menakjubkan di bumi ini adalah ciptaan dari Alloh SWT.
Tsacowa Dolan Jogja.

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.wanadadi

Categories
Berita Umum

MTs Cokroaminoto Madukara: Proyek Video Tutorial

Pada Materi Pelajaran IPS Kelas 9 semester 2 ini ada kajian terkait dengan Ekonomi Kreatif. Untuk menunjang dan memahami materi ini, peserta didik MTs Cokroaminoto Madukara merancang sebuah Video Tutorial. Dalam tahap pembelajaran awal ini, siswa diarahkan untuk menemukan ide dengan cara menganalisis berbagai aktivitas siswa dari pagi sampai menjelang tidur, kemudian ide tersebit dituliskan dibuku.
Penulisan ide dalam sebuah buku menjadi suatu yang penting, hal ini ditegaskan oleh ahli ekonomi Paul Romer (1993). Paul Romer menyatakan bahwa ide adalah barang ekonomi yang sangat penting, lebih penting dari objek yang ditekankan di kebanyakan model-model ekonomi. Di dunia dengan keterbatasan fisik ini, adanya penemuan ide-ide besar bersamaan dengan penemuan jutaan ide-ide kecil-lah yang membuat ekonomi tetap tumbuh. Ide adalah instruksi yang membuat kita mengkombinasikan sumber daya fisik yang penyusunannya terbatas menjadi lebih bernilai. Romer juga berpendapat bahwa suatu negara miskin karena masyarakatnya tidak mempunyai akses pada ide yang digunakan dalam perindustrian nasional untuk menghasilkan nilai ekonomi. Dengan dituliskan ide dalam sebuah kertas ini, akan melatih siswa untuk membiasakan memiliki kompetensi menulis.
Melalui proses pembelajaran pembuatan video tutorial ini diharapkan siswa memiliki ide yang lebih kreatif lagi untuk membuat video-video lain yang nantinya bisa menghasilkan untuk kehidupan nantinya, diantaranya bisa dibuat video untuk penawaran produk, penawaran wisata maupun lainnya.

Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah buku bahwa, konsep Ekonomi Kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Struktur perekonomian dunia mengalami transformasi dengan cepat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, dari yang tadinya berbasis Sumber Daya Alam (SDA) sekarang menjadi berbasis SDM, dari era pertanian ke era industri dan informasi. (y-tjo)

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.madukara

Categories
Berita Umum

Pengalaman belajar kepada Peserta Didik dalam hal mengenal lingkungannya.

Siswa siswi MTs Cokroaminoto Madukara pada jam pertama berhamburan keluar madrasah menuju halaman dan lingkungan sekitar.
Itulah pemandangan yang nampak sekilas yang memperhatikan dipagi tadi.
Setelah ditelisik,ternyata ada guru IPA bu Tri Mulyani,S.Pd yang mengajak siswa siswi kelas 7 A untuk memberikan pengalaman belajar
kepada Peserta Didik dalam hal mengenal lingkungannya.
Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan sebagai suatu habitat/tempat hidup bagi semua makhluk hidup yang diciptakan Allah SWT. Lingkungan hidup merupakan suatu kesatuan hidup antara kondisi fisik yang mencakup keadaan Sumber Daya Alam, seperti tanah, air, energi matahari, tumbuhan dan hewan yang tumbuh di atas tanah maupun
di dalam perairan.
Lingkungan hidup terdiri atas dua bagian, yakni lingkungan abiotik dan Lingkungan biotik. Lingkungan abiotik adalah segala sesuatu yang tidak ernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembapan, cahaya, dan bunyi.
Lingkungan hidup biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa, seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme (virus dan bakteri). Hubungan kehidupan dari lingkungan hidup digambarkan ekosistem. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya.
Ekosistem dapat dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling
memengaruhi. Melalui kegiatan pembelajaran di luar ini, peserta didik dengan sendirinya dapat memahami lingkungan sekitar, mampu menjaga, melestarikan dan mampu memahami pola interaksi lingkungan yang ada dengan kehidupan manusia. (y-tjo)

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.madukara

Categories
Berita Umum

Siswa siswi MTs Cokroaminoto Madukara membuat Ecobric, apa itu?

Ecobrick merupakan metode yang digunakan untuk meminimalisir sampah plastik dengan media botol plastik yang diisi penuh dengan sampah anorganik bersih hingga botol tersebut benar-benar keras dan padat. Tujuan dari Ecobrick adalah untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna. Contoh pemanfaatan pembuatan ecobrick adalah untuk pembuatan meja, kursi, tembok, maupun barang kesenian lainnya.

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.madukara

Categories
Berita Umum

Coba tebak, Siswa siswi MTs Cokroaminoto Madukara sedang membuat apa?

Coba tebak,siswa siswi MTs Cokroaminoto Madukara sedang membuat apa?
#semua berproses untuk sukses….

sumber: facebook.com/mtscokroaminoto.madukara

Categories
Berita Umum

Amas dari ABABIL sebut Bupati butuh ‘Angin Kencang’ Kritik

WAKIL Ketua Aliansi Barisan Bir Aly yang juga Kaum Muda SI (Syarikat Islam) Abdullah Amas menegaskan Bupati Bangkalan memerlukan Angin kencang Kritik dari berbagai Pihak,HAL ini disampaikan saat ditemui ditengah-tengah pelantikan sebuah Organisasi extra Mahasiswa Islam

“Kalau kita tak mau masuk ke detail, sebab ini pahit kalau terlalu detail,  pakai metafora saja, Bupati menurut saya sudah tidak punya tenaga dalam menerbangkan Bangkalan, membuat Bangkalan lebih baik”ujar Abdullah Amas

AMAS menyebut urusan detail kritik nanti akan disampaikan oleh pihaknya dalam audiensi pada instansi-instansi dibawah Bupati

“Ra Bir Aly mempersilahkan ABABIL (Aliansi Barisan Bir Aly) untuk menyampaikan sikap yang dalam rangka kritik yang konstruktif, termasuk menyampaikan ke Dinas terkait”ujar Abdullah Amas

ia melanjutkan tentunya kritik itu bersifat Interupsi keras,”kami menyebutnya Angin kencang,untuk detailnya silahkan kita bergerak bersama untuk melakukan itu”ujarnya

sumber: jurnalpubliksi.blogspot.com