Categories
Uncategorized

Konsolidasi Srikandi MA jelang Pilwali

Konsolidasi Srikandi Menjelang Pilwali

Sejumlah kaum wanita menggelar pertemuan untuk membahas agenda Pilwali. Komunitas yang menamakan diri srikandi MA ini melakukan pertemuan di Markas Tim Pemenangan MA

Pilwali Surabaya hampir pasti diikuti dua calon yaitu Mahfudz Arifin dan satu lagi dari PDI Perjuangan

Categories
Uncategorized

Seketaris Dishub Bangkalan Dapat Ucapan Selamat Dari Aktivis Forum Santriwati

Forum Santriwati Peduli Bangkalan Ucapkan Selamat Pada Seketaris Dishub

Koordinator Forum Santriwati Peduli Bangkalan (FORSABA) Wardatul Hasanah Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ahmad Siddik sebagai Seketaris Dishub yang baru

“Semoga diberi kekuatan dalam menjalankan amanah dari Bapak Bupati Bangkalan”ujar Wardatul Hasanah

Categories
Uncategorized

Abdullah Mas’ud, Kabid Di Kemenpora Ucapkan Selamat HUT RI

Kabid Organisasi Kepemudaan Kemenpora RI Abdullah Mas’ud Ucapkan Selamat HUT RI ke 75

Categories
Uncategorized

Bayar Buzzer Demi Omnibuslaw, Pemerintah Dinilai Burukkan Citra Artis

Bayar Buzzer Demi Omnibuslaw Pemerintah Dinilai Susahkan citra Artis. Ketua Departemen Kebijakan Publik DPN Bintang muda Indonesia (BMI) Lency Pramono menjelaskan bahwa dengan melibatkan buzzer, pemain medsos maupun Artis untuk yakinkan masyarakat soal Omnibuslaw dinilai oleh Lency sebagai upaya pemerintah meredupkan citra baik para artis. “Bayangkan fans atau penyuka mereka rata rata berasal dari buruh atau pekerja yang mungkin hiburannya adalah artis artis yang diundang pemerintah, lalu tiba-tiba pemerintah menyuruh artis itu untuk mensyiarkan UU yang mencekik buruh, apakah itu merusak citra artis itu”ujar Lency Pramono. Lency malah menantang kenapa tidak menteri-menteri terkait saja yang menjelaskan ke masyarakat. “Apa karena takut citra mereka redup lalu mereka memakai tangan lain untuk menjelaskan ke publik” ujar Lency. Menurut Lency langkah tak pro rakyat oleh pemerintah tak bisa diyakinkan dengan cara-cara seperti itu. “Sebaiknya hentikan memakai cara-cara tidak jujur dan menipu diri sendiri dengan memakai artis membawa pesan palsu yang artisnya sendiri bahkan pemerintah sendiri sebenarnya tahu bahwa kebijakan itu menikam rakyat” ujar Lency, Lency meminta pemerintah berhenti menggunakan buzzer. “Kebiasaan sejak Pilpres 2014 sebaiknya dihentikan nanti pemerintah semakin kelihatan linglung ” ujar Lency Pramono, Ketua Departemen Kebijakan Publik DPN BMI

Categories
Uncategorized

Zulkifli Piliang Dilantik Sebagai Pengurus KADIN Kota Batam

Dewan Pembina DPP APN Jadi Pengurus KADIN Kota Batam. ” Pelantikan Pengurus Kadin Kota Batam Periode 2020-2025. Bidang Hukum, Legal Auditor dan Konsultan Manajemen Auditor”demikian kata Zulkifli Piliang, Dewan Pembina DPP APN.

Categories
Uncategorized

Pusdokes Polri, Smile Train dan Perapu Gelar Operasi Sumbing Se Indonesia

Di Saat Pandemi Covid-19 Pusdokkes Polri, Smile Train dan PERAPI Gelar Operasi Bibir Sumbing se – Indonesia

Jakarta – Masa pandemi Covid-19 tak menghalangi berbagai pihak untuk berbuat baik kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Pusdokkes Polri, Yayasan Smile Train Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI).

Mereka bekerjasama menggelar bakti sosial (baksos) berupa operasi bibir sumbing di Indonesia pada era adaptasi kebiasaan baru. Kegiatan amal tersebut sekaligus untuk memperingati HUT Bhayangkara ke-74.

Kegiatan operasi bibir sumbing dilakukan di RS Bhayangkara yang tersebar di Tanah Air. Tercatat, pasien yang mengikuti operasi sebanyak 268 anak.

Di RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto Kramatjati, Jakarta, terdapat 13 pasien. Semuanya tak dikenakan biaya alias gratis.

Ketua PERAPI Brigjen TNI dr Budiman SpBP-RE mengatakan, operasi bibir sumbing kali ini berbeda dengan biasanya. Sebab, praktik dilakukan di saat pandemi Covid-19 yang belum mereda. Dengan kondisi seperti itu, semua dijalani dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat mulai dari pemeriksaan awal hingga operasi berlangsung.

“Baksos sekarang sangat khusus karena dikerjakan dalam suasana pandemi,  menggunakan protokol pencegahan Covid supaya tidak terjadi klaster baru. Ini luar biasa karena kami belum pernah mengadakan baksos harus memakai alat yang lengkap dan pemeriksaan yang ketat,” kata dr Budiman saat Media Gathering Pelaksanaan Bakti Sosial Bibir Sumbing di Lantai 3 Gedung Utama RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto Kramatjati, Jakarta, Jumat (14/8).

Turut hadir pada acara itu, antara lain Kepala Rumah Sakit RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto, Brigjen Pol dr Asep Hendradiana SpAn KIC, Kabag Opsnalmed Pusdokkes Polri Kombes Pol Dr Budi Heryadi SST MK MM, Koordinator Baksos Operasi Bibir Sumbing Nasional AKBP dr Huntal Napoleon SpBP-RE dan Ketua Yayasan Smile Train Indonesia Deasy Larasati.

Menurut dr Budiman, faktor keamanan menjadi sangat penting pada baksos kali ini. Pihaknya perlu memeriksa riwayat pasien sebelum operasi benar-benar dilaksanakan. Contohnya adalah kondisi pasien harus betul-betul sehat, tak boleh sakit panas atau pilek misalnya. Selain itu, dilihat juga hasil lab dari dokter spesialis anak harus baik.

Mengenai durasi operasi, dr Budiman menyebut bervariasi, rata-rata satu jam untuk bibir sumbing baik satu maupun dua sisi, kemudian langit-langit satu setengah jam.

Pihaknya juga perlu cermat dalam operasi supaya hasilnya bagus dan tidak asal-asalan. Dokter yang melakukan praktik juga tak boleh berlama-lama mengingat objek yang dioperasi berada di sekitar wajah yang rentan.

Kemudian masa kesembuhan pasca operasi sekitar tiga bulan.
Ketua Yayasan Smile Train Indonesia, Deasy Larasati mengatakan, jumlah pasien bibir sumbing di Indonesia masih tergolong tinggi di Asia. Pihaknya terus berusaha membantu masyarakat yang mendaftarkan operasi bibir sumbing, akan dibantu secara maksimal. Harapannya, mereka kembali tersenyum di tengah pandemi ini.

Menurut Deasy, Smile Train Indonesia telah membantu operasi bibir sumbing secara gratis sebanyak 9.000 – 10.000 pasien per tahun. Kegiatan amal ini sudah berlangsung sejak 2016. Dengan jumlah itu, dipastikan masih banyak pasien yang belum tertangani, karena perbandingannya setiap 700 bayi lahir di Indonesia, satu di antaranya memiliki bibir sumbing.

Apalagi saat pandemi Covid-19, kegiatan amal sempat terhenti sejenak sehingga jumlah pasien yang belum tersentuh operasi dipastikan masih banyak.

“Bayangkan, mereka pasti mengalami tekanan psikologis. Saya membayangkan mereka dikucilkan dari lingkungan, tidak sekolah karena malu dan akhirnya tidak mendapatkan pendidikan yang selayaknya. Karena itu, ketika mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan Polri, ini jadi anugerah buat kami. Kami juga bersyukur PERAPI ikut berada di belakang kami,” ungkap Deasy.

Sementara Kepala Rumah Sakit RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto, Brigjen Pol dr Asep Hendradiana SpAn KIC, mengatakan, pihaknya selalu memberikan dukungan terkait kegiatan baksos operasi bibir sumbing. Apalagi, pasien yang mendaftar dipermudah persyaratan administrasinya supaya penderita bibir sumbing di Tanah Air terus berkurang.

“Pasien juga tidak dibatasi untuk anak-anak, orang dewasa juga bisa mengikutinya. Kami akan senantiasa memberikan support dan dukungan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian organisasi kepada masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini membuat masyarakat semakin produktif,” jelasnya.

Kabag Opsnalmed Pusdokkes Polri Kombes Pol Dr Budi Heryadi SST MK MM menambahkan, pihaknya juga akan mendukung baksos operasi bibir sumbing sampai kapan pun. Bahkan, program amal ini akan disupport sampai Indonesia bebas dari kasus bibir sumbing.

“Mulai anak sampai dewasa akan kita kerjakan semua. Yang penting sesuai syarat, akan kami laksanakan semua,” tuturnya.

Koordinator Baksos Operasi Bibir Sumbing Nasional AKBP dr Huntal Napoleon SpBP-RE mengatakan, secara nasional kegiatan baksos berjalan sesuai rencana. Namun di Ternate, operasi ditunda karena ada calon pasien yang reaktif Covid-19. Sehingga mereka harus menjalani isolasi mandiri selama dua minggu, setelah itu baru bisa diambil tindakan operasi. (sm)

Penulis: M. Arif Iqbal
Editor: Gus Din

Categories
Uncategorized

Wagub DKI Bersama Menwa dan DPP GEMURA Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A, yang kebetulan juga menjabat sebagai Komandan Nasional Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia, mengukuhkan/mengangkat sejumlah tokoh, sebagai anggota kehormatan Menwa Indonesia.

Usai upacara seremonial itu, dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban, berupa tiga ekor Sapi dan 10 Kambing untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan dalam kegiatan pemotongan hewan qurban ini DPP GEMURA turut berpartisipasi.

Dalam sambutannya, A Riza Patria mengucapkan selamat kepada para anggota kehormatan, yang berasal dari berbagai elemen. Mulai dari TNI AD, TNI AL, dan juga tokoh masyarakat. Menurutnya, para anggota kehormatan ini adalah putra-putra terbaik bangsa, yang telah diseleksi dan dipilih.

“Dengan bergabungnya para putra terbaik ini sebagai anggota kehormatan, diharapkan dapat bersama-sama dengan Menwa untuk berjuang memajukan Indonesia, dan mendidik generasi muda dalam upaya berkarya dan bela negara,” ujar A Riza.

Disamping itu A Riza juga mengucapkan selamat Merayakan Iedul Adha 1441 H dan mengajak kepada seluruh anggota Menwa, untuk membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini angka kasusnya masih cukup tinggi, khususnya di Ibu Kota Jakarta.

“Mari bersama-sama untuk menangani pandemi Covid-19 ini, dengan menerapkan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan) dlm kehidupan kita” ajaknya.

Sementara itu, Danmenwa Jayakarta Raden Umar, S,Pd., M.Pd, kepada wartawan mengatakan, hari ini Menwa Indonesia melakukan kegiatan pengukuhan anggota Kehormatan Menwa Indonesia, yang dirangkai dengan pelaksanaan pemotongan hewan kurban, untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar Pulo Mas dan Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Menurutnya, pemotongan hewan qurban ini merupakan kegiatan rutin Menwa dalam turut merayakan Idul Adha. Dan kali ini dilakukan bersama dengan Konas Menwa Indonesia sebagai Induk organisasi Menwa Nasional yg untuk kali ini menggandeng juga DPP Gerakan Muda Nurani Rakyat (GEMURA) sebagai wujud kolaborasi sosial.

“Kami berharap dengan pengangkatan anggota kehormatan ini, dibarengi dgn merayakan Kedua Adha dapat membawa Menwa menjadi lebih baik lagi ke depannya. Dan kami berharap, dimana pun beliau-beliau ini bertugas, tetap berkontribusi yang terbaik untuk Menwa Indonesia,” tutur Umar.

Ditempat yang sama, Ketua Umum DPP GEMURA, Oktasari Sabil juga menyambut baik pengukuhan Anggota Kehormatan Menwa dan berbangga hati turut bersama Menwa Indonesia dapat melaksanakan ibadah qurban bersama-sama.

“Kami dari Gerakan Muda Nurani Rakyat menyambut baik dan ucapkan selamat di lantik bagi para anggota kehormatan Menwa Jayakarta dan berbangga hati bisa bersama-sama teman-teman Menwa Indonesia dan Jayakarta melakukan pemotongan Sapi dan Kambing ini sebagai ibadah qurban kita tahun ini, ” Kata Oktasari Sabil yg akrab di panggil ummi ini.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Wadan Konas Menwa Indonesia Erwin H. Al jakartaty, yang datang mendampingi Komandan Nasional Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia, A Riza Patria dan juga hadir pula sejumlah Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta dan FKDM Jakarta Timur.

Para tokoh yang dikukuhkan sebagai anggota kehormatan Menwa Indonesia adalah sebagai berikut;

Marsma TNI AU Mohamad Tonny Harjono, S.E. Pati Staf Khusus Kepala Staf TNI AU
Brigjen TNI Mar Budi Purnama, S.Pi., M.Agr. Direktur Siskom BASARNAS
Kolonel Inf Amrin Ibrahim, S.I.P. Pamen Mabes TNI AD
Kolonel Inf Jacky Ariestanto, S.Sos., M.Sos. Paban IV/Komsos Ster TNI
Kolonel Inf Uyat, S.I.P. Aster Kasdam Jaya
Kolonel Mar Supriyono, S.E., M.M. Sahli Binpotmar Kuatmar Koarmada
Tantan Taufik Lubis, S.I.P. Pengusaha
Jay Aryaputra Singgih, B.A., S.H., M.M., M.B.A. Pengusaha.
Semoga kegiatan pelantikan anggota kehormatan Menwa Jayakarta dan rangkaian kegiatan pemotongan hewan qurban guna merayakan hari raya idul adha ini memberikan semangat baru dalam membangun kader-kader muda Bela negara.(Red)

Categories
Uncategorized

Sayap Demokrat, BMI Sebut RUU Cilaka Menghisap Buruh

 

Pembahasa RUU Cipta kerja terus masih dibahasa ditengah pedemi covid 19 dan gencar –gencarnya penolakan dari berbagai kalangan masyarakat khusunya para buruh. Banyak alasan buruh/pekerja dan masyarakat menolak RUU Ciptak Kerja tersebut. SEKETARIS Departemen advokasi DPN Bintang Muda Indonesia Dedi Ali menyebut bahwa penolakan atas RUU Ciptaka kerja juga dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan. Seperti diketahui Syarief Hasan kembali menyampaikan penolakannya terhadap RUU Cipta Kerja (Omnibus Law). Menurutnya, Pemerintah sudah seharusnya menyerap aspirasi masyarakat terlebih dahulu. Sebab, RUU ini ditolak oleh semua buruh dan elemen masyarakat lainnya
Bahwa penolan-penolakan dalam RUU Cipta Kerja (Omnibus Law),berkaitan dengan subtansi diantaranya, menilai RUU Cipta Kerja yang tidak pro terhadap rakyat. Misalnya, hilangnya ketentuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebab Pasal 88C ayat (2) hanya mengatur Upah Minimum Provinsi (UMP).

RUU Cipta Kerja juga membuat aturan pesangon yang kualitasnya menurun dan tanpa kepastian. Nilai pesangon bagi pekerja yang terkena PHK menurun karena pemerintah menganggap aturan yang lama tidak implementatif.
RUU ini akan semakin mempermudah perusahaan untuk melakukan PHK karena uang pesangonnya lebih kecil
Bahwa dalam RUU Cipta kerja dihilangkannya sanksi pidana bagi perusahaan yang melanggar aturan. Omnibus law menggunakan basis hukum administratif, sehingga para pengusaha yang melanggar aturan hanya dikenakan sanksi berupa denda.
Selain itu, RUU ini juga akan membuat karyawan kontrak susah diangkat menjadi karyawan tetap, PHK juga akan semakin dipermudah. Serta hilangnya jaminan sosial bagi buruh, khususnya jaminan kesehatan dan jaminan pensiun.

Seketaris Departemen advokasi BMI pun memberi dukungan pada langkah partainya “Kami Bintang Muda Indonesia (BMI), menekankan bahwa upaya penolakan yang ada sekarang harus dijadikan masukan berharga dan dengan adanya suara penolakan juga, seperti dari Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan menandakan bahwa ada respon legislatif dan bagian dari upaya kepekaan MPR RI/ anggota DPR terhadap aspirasi elemen masyarakat atas penolakannya terhadap RUU Cipta Kerja .”ujar Dedi Ali
Bintang Muda Indonesia (BMI) juga menyatakan, penolakan tersebut penting dimana bahwa harapan dan demokratisasi di Indonesia masih pada jalurnya artinya ini menandakan “ bahwa parlemen masih berperan sebagai kekuatan check and balances dari pemerintah sebagai presentasi suara rakyat”tegas Dedi Ali di Jakarta,

Categories
Uncategorized

BMI Apresiasi Perkaderan Organisasi Pemuda dan Mahasiswa di Masa Covid-19

BMI Apresiasi Perkaderan Organisasi Mahasiswa dan Pemuda di Era Pandemi

Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi mengapresiasi terus berjalannya perkaderan organisasi pemuda dan mahasiswa walaupun penuh perjuangan di era pandemi

“Ada Anshor, Pemuda Muhammadiyah, Sapma Pemuda Pancasila, HMI, PMII, IMM, GMNI dan masih banyak lagi yang terus merekrut anggota dan memberikan mereka perkaderan kepemimpinan, itu upaya berat di masa pandemi”ujar Farkhan

Organisasi perkaderan diharapkan tetap tumbuh mengkader meski masa pandemi akan begitu lama dan tak terbayangkan

Sebagian organisasi itu menggunakan zoom atau perkaderan secara digital sebagai salah satu upaya merekrut anggota di masa pandemi

“BMI juga aktif menjalin silahturrahmi dengan berbagai elemen kepemudaan dan mahasiswa, Ketua umum Partai kami, AHY yang sejak dulu dekat dengan organisasi pemuda dan mahasiswa dan kami di BMI berharap kita mampu bersama melakukan perkaderan demi keberlangsungan tumbuhnya tunas-tunas baru yang akan mengisi kepemimpinan masa depan”ujar Farkhan Evendi

Farkhan menyebut BMI merasakan betul “Berkah perkaderan” Organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda karena di BMI ada dari Anshor, Sapma Pancasila, HMI, PMII dan lainnya

Dunia perkaderan adalah dunia wakaf bagi kepemimpinan bangsa kedepan. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan menghadapi masa berat ini dan BMI siap menjadi wadah bagi kader kader dari beragam OKP untuk berkonstribusi di dunia perpolitikan

Categories
Uncategorized

Ra Bir Aly Tolak Keras Wisata di Kecamatan Sepulu

Tolak Wisata Di Sepulu

Rencana pembuatan wisata di kecamatan sepulu Bangkalan memperoleh penolakan dari Ra Bir Aly

“Tolak wisata di kecamatan sepulu tepatnya di tengkat jika mau dijadikan wisata 10 sangat menolak krn disitu tempat pertemuan para Waliullah yang meneguhkan Agama Islam di Bangkalan”ujar Ra Bir Aly, Yang Juga Tokoh Ulama Muda di kecamatan sepuluh, Bangkalan Madura

Sebelumnya pihaknya mengaku dikonfirmasi berbagai pihak baik media maupun dewan mengenai hal itu

“Kalau untuk wisata religi bolehlah, tapi kalau kemudian nanti ada kolam berenangnya dan hal-hal yang jauh dari nilai”ujar Ra Bir Aly yang Juga Pembina ABABIL (Aliansi Barisan Ra Bir Aly)

Pihaknya menegaskan kalau hal itu terjadi tak menutup kemungkinan dirinya dan warga kecamatan sepulu melakukan pemblokiran atau memblokade jalan di sana

Intinya jgn sampai dijadaikan wisa spt bali kecuali wisata relegi spt sunan ampel dan sunan bonang yg berbau agama islan sangat mendukung klo dijadikan wisata spt bali sangat menolak